Senin, 28 Oktober 2013

Kontroversi Komisi Agen Asuransi



Eh sumpah ini kontroversial banget lho.. Anda percaya kalau komisi agen asuransi katanya gede banget? Hehee, saya percaya memang gede (walopun ga pake banget). Gara-gara niih komisi yang katanya BESAR, banyak orang gak percaya kalo agen asuransi adalah profesi yang lumayan mulia, cz dipikirnya agen cuma cari duit gede aja.-,,-‘

Saya selalu percaya hal-hal besar baru akan kita dapatkan dengan usaha yang besar pula. Kalau Anda pikir jadi agen asuransi yang komisinya besar ini mudah, why don’t just try it then?hehee.. yupp, disamping karena memang tidak mudah mencari nasabah, tanggung jawabnya juga besar sekali lho..(masa menabung nasabah rata-rata 10tahun,selama kurun waktu menabung, agen harus tetap “memantau” tabungan si nasabah ini. Selain itu juga , karena polis asuransi adalah kontrak seumur hidup, sewaktu-waktu agen harus selalu siap ketika nasabah membutuhkan pertolongan. Seumur hidup nasabah itu dong..=0)

Waktu awal-awal saya memutuskan untuk gabung, saya bisa dibilang agak galau juga. Why? Bcz nasabah kan nabungnya 10 taon, lha terus apa yang terjadi kalau si nasabah mogok nabung (gara-gara bujukan teman yang bilang asuransi ga ada manfaatnya, misalnya) di taun pertama kedua ato ketiga? Huph, saya ikutan ga enak dong karena ditaun-taun awal uang investasi nasabah belum keliatan hasilnya, belom lagi masih dikurangi biaya akuisisi. Well, lalu saya coba bandingkan dengan produk cicilan yang lamanya hampir sama, misalnya kredit bank (10 atau 15 tahun kan??) entah untuk hutang atau ambil property. Saya berpikir, apakah sales-sales kredit bank itu tahu dan yakin bahwa semua orang yang mengambil kredit ditempatnya akan selalu mulus sampai 15 tahun? Apakah mereka yakin tidak akan ada kredit yang macet (hellooww, kredit macet di Indonesia ini jumlahnya udah gawat banget Guys!), then mengapa mereka tega memasarkan produknya bahkan ke lapisan masyarakat yang hanya pas-pasan saja? Saya rasa kita semua para sales (sales asuransi atau kredit bank) selalu ingin nasabah usahanya sukses dan tidak pernah ingin ada nasabah yang macet bayar. Kenapa kita tawarkan? karena kita ingin orang Indonesia semuanya lebih mapan secara financial (punya properti atau punya investasi). Lalu apa yang menyebabkan orang-orang lebih memandang sebelah mata kepada para agen asuransi? Bukankah berinvestasi itu lebih terhormat daripada berhutang? Kenapa orang Indonesia kok rasanya kalo ditawari hutang lebih tertarik daripada investasi? :’(

Asuransi adalah sebuah “cara” untuk memanage keuangan kita, tidak akan pernah bisa mengganti kerugian secara sebanding, tidak akan bisa mengganti jiwa yang hilang, but life must go on. Pemulihan secara financial agar keluarga tercinta tetap mendapatkan kehidupan terbaiknya, mutlak diperlukan. Tolong percayalah, kita semua butuh asuransi saudara-saudaraku..=’)




Kamis, 24 Oktober 2013

Sh*t Gue salah pilih asuransi!!



Aduuhh jangan sampai deh yaa.. Secara asuransi kan produk kontrak perjanjian seumur hidup.
Ada banyak faktor sih yang harus kita perhatikan sebelum benar-benar memutuskan buat mengambil suatu produk asuransi, yang paling penting menurut saya:  

1.    Perusahaan Asuransi 
Penting niih, selain karena rekomendasi teman ato sodara, coba googling dulu dah sebelum Anda memasrahkan perlindungan Anda dan keluarga ke perusahaan biru merah atau hijau..hehee perusahaan yang bagus, pasti karena produknya yang bagus juga kan? Coba cari di Google misal perusahaan asuransi terbesar dunia, perusahaan asuransi terbaik, menurut apalah. Kalo perusahaan tempat saya kerja ni (Generali Indonesia), nomer tiga terbesar dunia menurut Forbes.hehee

2.    Produk Asuransi
Harus disesuaikan dengan budget! Jangan sampe awalnya kayak sanggup nabung 2juta perbulan, baru dapet tiga tahun sudah gak sanggup lagi, kan rugi sendiri. Padahal produk asuransi unit link memang didesain untuk perlindungan dan investasi jangka panjang, kaya deposito, ternak hewan, nanem buah, dan semua investasi pada umumnyalah..kalau dipanen sebelum waktunya kan memang rugi.
Diskusikan sama agent Anda kebutuhan-kebutuhan proteksi Anda apa saja (kadang ada manfaat yang Anda sebenarnya tidak perlukan karena sudah dicover oleh perusahaan tempat Anda bekerja, kadang ada manfaat yang Anda sebenarnya butuh, tapi oleh agent tidak dibelikan), Anda ingin investasi Anda bila sudah waktunya bisa dipanen berapa, bagaimana kemampuan financial Anda. Jadi jangan parno sama yang namanya asuransi yaahh. Semua orang memang benar-benar butuh asuransi kok, asal di planning dengan baik, investasi asuransi unit link Anda akan benar-benar sangat membantu kehidupan Anda dan keluarga.

3.    Agent Asuransi
Duluuu..waktu saya belum terlalu ngerti soal asuransi, teman saya yang kerja di asuransi (admin kantor, bukan agent) sering cerita tentang nasabah-nasabah dikantornya yang klaimnya susah dicairkan, agent yang kurang care sama nasabah, sampai agent yang hanya kejar target saja. Banyak kasus yaa (saya mungkin bias jelaskan lebih detail secara langsung, feel free to chat or call =D) dan setelah saya terjun langsung memang ternyata banyak calon nasabah yang takut beli asuransi karena takut susah klaim kalau ada musibah.
Yepp, agent Anda harusnya adalah orang yang peduli kepada Anda, yang siap membantu proses pencairan dana dari perusahaan asuransi bila terjadi resiko (yang adalah hal-hal terjamin oleh perusahaan asuransi sesuai ketentuan tertulis di polis asuransi).
Saya punya seorang teman yang kapok membeli asuransi karena saat terjadi musibah sakit, perusahaan asuransinya “mbulet” susah mencairkan dana, saya bertanya kepada dia apa tidak ada agent yang membantu mengurusi klaim? Ternyata teman saya itu membeli asuransi karena mendapat tawaran dari salah satu bank swasta besar di Indonesia. Yaah saya speechless deh.. Kesimpulannya yaa, kalau Anda ditawari asuransi, lebih baik lewat agent (yang pertama), (yang kedua) pastikan agent tersebut dapat Anda percaya untuk membantu Anda kalau sewaktu-waktu terjadi musibah. Pada dasarnya sih, perusahaan asuransi TIDAK MUNGKIN tidak mau membayarkan klaim Anda sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku, polis itu perjanjian hukum yang kuat lhoo..

4.    Polis Asuransi
Polis Asuransi  adalah suatu perjanjian asuransi atau pertanggungan bersifat konsensual (adanya kesepakatan), harus dibuat secara tertulis dalam suatu akta antara pihak yang mengadakan perjanjian. Jadi, polis adalah tanda bukti perjanjian pertanggungan yang merupakan bukti tertulis. 

Penting bagi semua calon nasabah untuk membaca dan memahami keseluruhan isi polis-nya. Jangan sampai di kemudian hari muncul masalah yang berkaitan dengan kesalahpahaman memahami polis. Misalnya, ada beberapa kasus yang dapat menyebabkan Anda tidak bisa klaim, ada penyakit tertentu yang tidak bisa di klaimkan resikonya dalam tahun-tahun pertama pertanggungan, dan lain sebagainya. Jangan hanya tergiur janji-janji muluk agent, sehingga Anda lalai memahami isi polis.

Intinya, jangan hanya memilih asuransi dari perusahaan yang bagus (bahkan yang sepertinya popular di Indonesia saja, misalnya =D ) tapi Anda tidak tahu produk yang didesaikan sang agent, Anda langsung terpikat. Jangan hanya karena agent nya Anda kenal terus Anda percaya saja tanpa membaca polis dan segala ketentuan yang berlaku, Anda sudah sign gabung. Yaahh.. begitulah, semua aspek yang saya tulis sama pentingnya untuk menjadi pertimbangan Anda-anda sekalian.

Semoga bermanfat, salam sehat sejahtera teman-teman! =)


Minggu, 20 Oktober 2013

Saya Ga Butuh Asuransi...!

Saya Ga Butuh Asuransi.
Anda tdk butuh Asuransi? coba renungkan dahulu artikel dibawah ini.
Mari perhatikan ….
Bagaimana pemerintah mengasuransi semua PNS di ASKES dan menyiapkan dana pensiunnya di TASPEN…
Bagaimana Semua BANK Mengasuransikan semua orang yang mengajukan kredit di bank tersebut…
Bagaimana setiap perusahaan pembiayaan maupun bank juga mengasuransikan setiap Jaminannya…
Rumah diasuransikan kebakaran, mobil di asuransi All risk dan lain-lain.
Pertanyaannya :
1. Apakah Semua Perusahaan tdk Punya UANG untuk biaya kesehatan karyawannya hingga harus membelikan Asuransi?
2. Apakah Para perusahaan Leasing YAKIN bahwa setiap rumah yg dijaminkan PASTI TERBAKAR hingga harus di asuransikan, atau
3. Setiap MOBIL PASTI HILANG hingga semua juga harus di asuransikan?

INGAT!!! Asuransi itu untuk :”MENCIPTAKAN RASA AMAN” Rasa aman…, ya, itulah fungsi asuransi…
Saat ini saya mengasuransikan DIRI saya, dan Keluarga saya bukan karena saya ingin Sakit. juga bukan berarti saya ingin MATI BESOK…. Saya beli asuransi karena…
1. Saya ingin jika sakit, saya tdk perlu MENJUAL ASET yang saya kumpulkan sejak Lama, namun Asuransilah yang membiayai perawatan saya.
2. Dan saya Mau, jika “YANG KUASA panggil saya” maka KELUARGA /Istri dan anak-anak saya TETAP MEMILIKI KEHIDUPAN TERBAIKNYA….
3. Saya juga ingin dihari tua atau MASA PENSIUN saya tetap SEJAHTERA, karena mempunyai Dana Pensiun yang cukup.
4. Saya juga ingin menyekolahkan anak sesuai dengan IMPIAN anak-anak saya kelak.
Teman-teman, coba lihat dan RENUNGKAN !!!
Ketika ada keluarganya Sakit harus merelakan RUMAH SATU-SATUNYA DIJUAL hanya untuk biaya berobat…. Dan Ketika seorang Kepala Rumah Tangga “meninggal” maka Istrinya TERPAKSA KERJA untuk menafkahi anak-anaknya yang masih KECIL-KECIL.
Dan jangan sampai salah beli asuransi,lalu kecewa karena asuransi yg dibeli tdk sesuai dg perkiraan Anda. Penyesalan biasa datangnya terlambat. Telitilah asuransi yg akan dibeli.
ASURANSI ITU BAIK dan SEMUA ORANG BUTUH ASURANSI.

Salam sehat sobat!=D