Kamis, 24 Oktober 2013

Sh*t Gue salah pilih asuransi!!



Aduuhh jangan sampai deh yaa.. Secara asuransi kan produk kontrak perjanjian seumur hidup.
Ada banyak faktor sih yang harus kita perhatikan sebelum benar-benar memutuskan buat mengambil suatu produk asuransi, yang paling penting menurut saya:  

1.    Perusahaan Asuransi 
Penting niih, selain karena rekomendasi teman ato sodara, coba googling dulu dah sebelum Anda memasrahkan perlindungan Anda dan keluarga ke perusahaan biru merah atau hijau..hehee perusahaan yang bagus, pasti karena produknya yang bagus juga kan? Coba cari di Google misal perusahaan asuransi terbesar dunia, perusahaan asuransi terbaik, menurut apalah. Kalo perusahaan tempat saya kerja ni (Generali Indonesia), nomer tiga terbesar dunia menurut Forbes.hehee

2.    Produk Asuransi
Harus disesuaikan dengan budget! Jangan sampe awalnya kayak sanggup nabung 2juta perbulan, baru dapet tiga tahun sudah gak sanggup lagi, kan rugi sendiri. Padahal produk asuransi unit link memang didesain untuk perlindungan dan investasi jangka panjang, kaya deposito, ternak hewan, nanem buah, dan semua investasi pada umumnyalah..kalau dipanen sebelum waktunya kan memang rugi.
Diskusikan sama agent Anda kebutuhan-kebutuhan proteksi Anda apa saja (kadang ada manfaat yang Anda sebenarnya tidak perlukan karena sudah dicover oleh perusahaan tempat Anda bekerja, kadang ada manfaat yang Anda sebenarnya butuh, tapi oleh agent tidak dibelikan), Anda ingin investasi Anda bila sudah waktunya bisa dipanen berapa, bagaimana kemampuan financial Anda. Jadi jangan parno sama yang namanya asuransi yaahh. Semua orang memang benar-benar butuh asuransi kok, asal di planning dengan baik, investasi asuransi unit link Anda akan benar-benar sangat membantu kehidupan Anda dan keluarga.

3.    Agent Asuransi
Duluuu..waktu saya belum terlalu ngerti soal asuransi, teman saya yang kerja di asuransi (admin kantor, bukan agent) sering cerita tentang nasabah-nasabah dikantornya yang klaimnya susah dicairkan, agent yang kurang care sama nasabah, sampai agent yang hanya kejar target saja. Banyak kasus yaa (saya mungkin bias jelaskan lebih detail secara langsung, feel free to chat or call =D) dan setelah saya terjun langsung memang ternyata banyak calon nasabah yang takut beli asuransi karena takut susah klaim kalau ada musibah.
Yepp, agent Anda harusnya adalah orang yang peduli kepada Anda, yang siap membantu proses pencairan dana dari perusahaan asuransi bila terjadi resiko (yang adalah hal-hal terjamin oleh perusahaan asuransi sesuai ketentuan tertulis di polis asuransi).
Saya punya seorang teman yang kapok membeli asuransi karena saat terjadi musibah sakit, perusahaan asuransinya “mbulet” susah mencairkan dana, saya bertanya kepada dia apa tidak ada agent yang membantu mengurusi klaim? Ternyata teman saya itu membeli asuransi karena mendapat tawaran dari salah satu bank swasta besar di Indonesia. Yaah saya speechless deh.. Kesimpulannya yaa, kalau Anda ditawari asuransi, lebih baik lewat agent (yang pertama), (yang kedua) pastikan agent tersebut dapat Anda percaya untuk membantu Anda kalau sewaktu-waktu terjadi musibah. Pada dasarnya sih, perusahaan asuransi TIDAK MUNGKIN tidak mau membayarkan klaim Anda sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku, polis itu perjanjian hukum yang kuat lhoo..

4.    Polis Asuransi
Polis Asuransi  adalah suatu perjanjian asuransi atau pertanggungan bersifat konsensual (adanya kesepakatan), harus dibuat secara tertulis dalam suatu akta antara pihak yang mengadakan perjanjian. Jadi, polis adalah tanda bukti perjanjian pertanggungan yang merupakan bukti tertulis. 

Penting bagi semua calon nasabah untuk membaca dan memahami keseluruhan isi polis-nya. Jangan sampai di kemudian hari muncul masalah yang berkaitan dengan kesalahpahaman memahami polis. Misalnya, ada beberapa kasus yang dapat menyebabkan Anda tidak bisa klaim, ada penyakit tertentu yang tidak bisa di klaimkan resikonya dalam tahun-tahun pertama pertanggungan, dan lain sebagainya. Jangan hanya tergiur janji-janji muluk agent, sehingga Anda lalai memahami isi polis.

Intinya, jangan hanya memilih asuransi dari perusahaan yang bagus (bahkan yang sepertinya popular di Indonesia saja, misalnya =D ) tapi Anda tidak tahu produk yang didesaikan sang agent, Anda langsung terpikat. Jangan hanya karena agent nya Anda kenal terus Anda percaya saja tanpa membaca polis dan segala ketentuan yang berlaku, Anda sudah sign gabung. Yaahh.. begitulah, semua aspek yang saya tulis sama pentingnya untuk menjadi pertimbangan Anda-anda sekalian.

Semoga bermanfat, salam sehat sejahtera teman-teman! =)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar