Aduuhh jangan sampai deh yaa.. Secara asuransi kan produk kontrak perjanjian
seumur hidup.
Ada banyak faktor sih yang harus kita perhatikan sebelum benar-benar memutuskan buat mengambil suatu produk asuransi, yang paling penting menurut saya:
Ada banyak faktor sih yang harus kita perhatikan sebelum benar-benar memutuskan buat mengambil suatu produk asuransi, yang paling penting menurut saya:
1. Perusahaan Asuransi
Penting niih, selain karena
rekomendasi teman ato sodara, coba googling dulu dah sebelum Anda memasrahkan
perlindungan Anda dan keluarga ke perusahaan biru merah atau hijau..hehee
perusahaan yang bagus, pasti karena produknya yang bagus juga kan? Coba cari di
Google misal perusahaan asuransi terbesar dunia, perusahaan asuransi terbaik,
menurut apalah. Kalo perusahaan tempat saya kerja ni (Generali Indonesia),
nomer tiga terbesar dunia menurut Forbes.hehee
2. Produk Asuransi
Harus disesuaikan dengan budget!
Jangan sampe awalnya kayak sanggup nabung 2juta perbulan, baru dapet tiga tahun
sudah gak sanggup lagi, kan rugi sendiri. Padahal produk asuransi unit link
memang didesain untuk perlindungan dan investasi jangka panjang, kaya deposito,
ternak hewan, nanem buah, dan semua investasi pada umumnyalah..kalau dipanen
sebelum waktunya kan memang rugi.
Diskusikan sama agent Anda
kebutuhan-kebutuhan proteksi Anda apa saja (kadang ada manfaat yang Anda
sebenarnya tidak perlukan karena sudah dicover oleh perusahaan tempat Anda
bekerja, kadang ada manfaat yang Anda sebenarnya butuh, tapi oleh agent tidak
dibelikan), Anda ingin investasi Anda bila sudah waktunya bisa dipanen berapa,
bagaimana kemampuan financial Anda. Jadi jangan parno sama yang namanya
asuransi yaahh. Semua orang memang benar-benar butuh asuransi kok, asal di
planning dengan baik, investasi asuransi unit link Anda akan benar-benar sangat
membantu kehidupan Anda dan keluarga.
3. Agent Asuransi
Duluuu..waktu saya belum terlalu
ngerti soal asuransi, teman saya yang kerja di asuransi (admin kantor, bukan
agent) sering cerita tentang nasabah-nasabah dikantornya yang klaimnya susah
dicairkan, agent yang kurang care sama nasabah, sampai agent yang hanya kejar
target saja. Banyak kasus yaa (saya mungkin bias jelaskan lebih detail secara
langsung, feel free to chat or call =D) dan setelah saya terjun langsung memang
ternyata banyak calon nasabah yang takut beli asuransi karena takut susah klaim
kalau ada musibah.
Yepp, agent Anda harusnya adalah
orang yang peduli kepada Anda, yang siap membantu proses pencairan dana dari
perusahaan asuransi bila terjadi resiko (yang adalah hal-hal terjamin oleh
perusahaan asuransi sesuai ketentuan tertulis di polis asuransi).
Saya punya seorang teman yang
kapok membeli asuransi karena saat terjadi musibah sakit, perusahaan
asuransinya “mbulet” susah mencairkan dana, saya bertanya kepada dia apa tidak
ada agent yang membantu mengurusi klaim? Ternyata teman saya itu membeli
asuransi karena mendapat tawaran dari salah satu bank swasta besar di
Indonesia. Yaah saya speechless deh.. Kesimpulannya yaa, kalau Anda ditawari
asuransi, lebih baik lewat agent (yang pertama), (yang kedua) pastikan agent
tersebut dapat Anda percaya untuk membantu Anda kalau sewaktu-waktu terjadi
musibah. Pada dasarnya sih, perusahaan asuransi TIDAK MUNGKIN tidak mau
membayarkan klaim Anda sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku, polis itu
perjanjian hukum yang kuat lhoo..
4. Polis Asuransi
Polis Asuransi adalah suatu perjanjian asuransi atau
pertanggungan bersifat konsensual (adanya kesepakatan), harus dibuat secara
tertulis dalam suatu akta antara pihak yang mengadakan perjanjian. Jadi, polis
adalah tanda bukti perjanjian pertanggungan yang merupakan bukti
tertulis.
Penting bagi semua calon nasabah untuk membaca dan memahami
keseluruhan isi polis-nya. Jangan sampai di kemudian hari muncul masalah yang
berkaitan dengan kesalahpahaman memahami polis. Misalnya, ada beberapa kasus yang dapat menyebabkan Anda tidak bisa klaim, ada penyakit tertentu yang tidak bisa di klaimkan
resikonya dalam tahun-tahun pertama pertanggungan, dan lain sebagainya. Jangan
hanya tergiur janji-janji muluk agent, sehingga Anda lalai memahami isi polis.
Intinya, jangan hanya memilih asuransi
dari perusahaan yang bagus (bahkan yang sepertinya popular di Indonesia saja, misalnya
=D ) tapi Anda tidak tahu produk yang didesaikan sang agent, Anda langsung terpikat. Jangan hanya karena
agent nya Anda kenal terus Anda percaya saja tanpa membaca polis dan segala
ketentuan yang berlaku, Anda sudah sign gabung. Yaahh.. begitulah, semua aspek yang saya tulis sama
pentingnya untuk menjadi pertimbangan Anda-anda sekalian.
Semoga bermanfat, salam sehat sejahtera teman-teman! =)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar